Selasa, 11 Agustus 2015

Bagarius yarrelli (Goonch,devil cat fish) siapa bilang wajib air dingin ? "melawan stigma"




pict from google



Species Name: Bagarius yarrelli (Sykes, 1839)

Common Names: Devil Catfish, Goonch, Sand Shark

Synonyms: Pimelodus yarrelli

Family: Sisoridae

Order: Siluriformes

Class: actinopterygii

Max Size: 150 cm - 200 cm atau lebih


Habitat :

sungai indus Pakistan,sungai gangga India,nepal,bangladesh,sungai irrawady myanmar , sungai mekong, indonesia (kalimantatn,sumatera)

ph 7,2 - 7,6

temperature 18-22 ' c type subtropis , 24-28 ' c type tropis
diketahui hidup di air berarus deras dengan kadar oksigen tinggi,beberapa hidup dialiran air dingin


 Makanan : lebih suka pakan hidup dan tergantung ukuran bagariusnya sendiri,yg uk kecil masih suka udang,ikan kecil dll, uk besar makanannya ikan besar dan manusia kalo ada ( :p  hihihi mungkin bercanda mungkin juga engga )

setup akuarium banyak area terbuka, aerasi wajib bagus, berarus.

dikasih pasir atau batu2an agar lebih mirip dengan habitatnya.


Dalam genus Bagarius , selain bagarius yarrelli ada juga Bagarius rutilus,bagarius suchus,bagarius bagarius,bagarius sp dwarf,bagarius indo china
bisa dilihat di planet catfish soal jenis2 lain di genus bagarius ,klik link dibawah
 jenis - jenis bagarius (planet catfish.com)

bukan soal jenis2 bagarius postingan saya kali ini, tapi menyoal stigma yang kurang tepat tentang ikan ini.

ikan ini menjadi terkenal dikalangan hobiis ikan predator,saat  Jeremy Wade pemancing sekaligus presenter tv show : River Monster asal inggris memperkenalkan bagarius .

TERSANGKA : :p


dengan di bumbui cerita tentang tragedi bagarius memakan manusia sejak itu , bukan hanya kalangan pemancing yang ingin mencoba strike ikan ini,tapi juga para predator fish keepers didunia banyak yang tertarik memelihara ikan ini ,yak cerita dari mulut ke mulut pada segmen yang tepat bisa berdampak dahsyat memang,makanya legenda bagarius yarrelli the man eater ini sudah jadi legenda dikalangan pemancing dan fish keepers pada khususnya.

kalo dari testimoni explorer,researcher ikan kondang asal jerman Heiko Bleher , Bagarius memakan orang ini tidak pernah terjadi,agak diluar biasanya penulis condong percaya cerita itu dengan teori penulis sendiri tentunya,meski bleher bilang itu cerita tidak pernah terjadi.

menurut penulis berdasar pada pengalaman dengan catfish type besar atau kecil ,kegiatan memakan sesuatu yang lebih besar dari kepalanya,atau bahkan sebesar badannya adalah umum bagi mereka,makanya catfish itu terkenal sebagai salah satu legendary tankmate eater di kalangan hobiis ikan hias,makanya bagarius ukuran 2 meter menyerang /memakan manusia itu masuk logika penulis,lalu cerita tersebut datang dari negara dengan kebiasaan membuang jenazah manusia ke sungai,jadi amat sangat mungkin bagarius ini sudah terbiasa makan manusia,jadi cerita baga menyerang dan memakan manusia masuk logika penulis , wallohu alam.

video episode river monster yg dibicarakan di atas

Merunut kaitan semua itu dengan judul di atas dan keadaan nyata di kalangan hobiis indonesia.

mungkin pernah pembaca mendengar atau membaca kalau bagarius itu ikan air dingin, pernah ?
itu tepat atau tidak ?
jawabanyna bisa tepat bisa juga tidak.
kenapa ?
hobiis kita itu mengeneralisir, semua bagarius perlu air dingin itu yang salah.
kalau pembaca meng'keep bagarius yarrelli 'india' tentu perlu air dingin, tapi kalo piara bagarius yarrelli dari sumatera atau kalimantan definitely NO, apa disumatra dan kalimantan sungainya dari lelehan salju himalaya seperti di india ?  kan tidak.
pengalaman saya di channa soal tropis dan subtropis ini tidah pernah jadi concern kebanyakan hobiis indonesia,padahal untuk ikan wild catch /tangkapan alam perlu meniru mimik alam asli ikan tersebut,negara kita negara tropis jadi sangat aneh bagi saya ada stigma ini, ada yg bilang bagarius sumatera/kalimantan itu butuh air dingin sangat tidak masuk akal dan dijaman informasi serba mudah kok bisa2nya ada stigma begitu, seperti saya bilang pembicaraan dari mulut ke mulut pada segmen tertentu bisa berdampak dahsyat juga masif bila tidak pernah di bantah .
jadi yang butuh air dingin itu bagarius yarrelli india 18-22 ' c, bagarius yarrelli sumatera/kalimantan tetap pada suhu tropis 22-28' c , soal arus dan kebutuhan aerasi tinggi itu baru sama.
kata air dingin di dunia hobiis merujuk ke suhu subtropis, maka aneh jelas jelas ikan negara sendiri kok masih ada stigma begitu.

yang mungkin bisa saya mengerti atau coba pahami adalah jika kalo kita merunut sekali lagi awal terkenalnya ikan ini lewat jeremy wade  itu adalah bagarius india,yg lebih dulu keep hobiis2 luar , lalu diberbagai forum banyak pembicaraan soal suhu dingin ini,tentu saja karna mereka berbicara dlm konteks baga india , dalam banyak literatur juga kebanyakan merujuk pada bagarius india,dan saya rasa soal bagarius indonesia butuh suhu lebih hangat ini tidak pernah diangkat dimanapun , dan semoga tulisan saya bisa melawan stigma kurang tepat yg selama ini ada.

god bless, salah satu manfaat sosmed kita bisa berhubungan dengan ilmuan,researcher 'luar' , makanya saya juga kirim pm lewat facebook kepada heiko bleher soal baga indonesia ini , beliau jawab , yes, definitely need warm water !
berikut ssnya dari FB penulis,
 


ga main2 pengalaman beliau hidupnya hanya dihabiskan dengan persoalan ikan dan biotope ,sudah pasti beliau pernah ada di habitat2 langsung ribuan ikan,ke indonesia aja puluhan kali katanya,saya rasa setiap orang boleh memiliki opini tapi bobot opini tersebut sudah pasti tidak sama antara satu dan yang lainnya.

semoga tulisan saya ini bisa memberi perspektif baru.

di indonesia sendiri bagarius hidup di kalimantan dan sumatera, dan di jawa , diperkirakan sudah punah akan tetapi sebagian masih percaya dijawa masih ada.
orang indo selalu ingin tau range harga , sepengalaman saya kisaran bagarius tergantung ukurannya, baga sumatera/kalimantan di range 200 ribu -1 juta up , bagarius india 1,5 juta lebih.

kok ikan lokal bisa mahal sih ?
nih ada tulisan menarik kameramen mancing mania trans 7 soal bagarius dan kenapa ikan ini cukup mahal untuk ukuran ikan lokal,
karna sulit sekali untuk sampai ke spot2 habitat bagarius berada. silahkan klik link tulisan menarik kameramen trans 7  Michael risdianto soal liputan mancing mania episod bagarius , penulis sendiri nonton episode tersebut, tidak menyangka untuk tayangan 30 menit luar biasa sulitnya pekerjaan mereka,salut .

kalo lihat episode tersebut bisa memberikan pandangan visual betapa tidak mudah menemukan bagarius y, makanya harganya menurut penulis Fair price definitely.

menjelajah tiga provinsi demi sang pemburu purba bagarius yarrelli


hanya alloh swt yg maha benar , kebenaran selalu mutlak , ketidaktahuan manusia yg membuat kebenaran terlihat relative.

wasallam n best regard

mahamaya hiko
M.hiko.





6 komentar:

  1. Tepat sekali..
    Ikan bagarius ini juga masih ada dipropinsi riau, sumatera..
    Daerah kami ini bukan daerah dingin..
    Diharapkan bagi yg ingin memancing ikan ini, agar selalu menjaga populasinya dan tidak merusak lingkungan habitatnya..
    Baru" ini ada pemancing yg berhasil menaikkan ikan ini yg berukuran sama besar dengan tubuh pria dewasa dan mempostingnya digroup fb RAC - RIAU ANGLER COMMUNITY..
    salam jongkok - joran bengkok..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih , ya bang moga ikan2 kita selalu terjaga populasinya

      Hapus
  2. Di kalimantan barat daerah rntikong(sungai sekayam)itu bukan hal yg susah buat dapetin ikan bagarius(dokat)nama nya disini...dan harganya juga gak mahal banget cuma 70ribu/kg nya
    Kalau yg ukuran 1-10kg udah biasa dapat mancing/jala/selam menggunakan panah...

    BalasHapus
  3. Keren,,, saya paling suka membaca artikel soal ikan,, bagarius yareli, terakhir saya dapatkan ikan ini sekitar pertengahan tahun 2016 lalu, dengan bobot 63.4kg,, mancing dengan tehnik dasaran, umpan usus ayam,,
    dan sejak saat itu, sampai sekarang saya belum pernah dapat lagi,, ��
    Salam dari kalimantan timur ����

    BalasHapus