Kamis, 12 Maret 2015

Channa cyanospilos "Blue spotted snakehead" channa misterius dari sumatera






Species name: Channa cyanospilos

Synonym: Ophicephalus cyanospilos

Common name: Bluespotted Snakehead

Family: Channidae

Order: Perciformes

Class: Actinopterygii

Maximum size: 20 cm / 8 inches

Environment: freshwater

Origin: Sumatra dan diperkirakan ada juga di peninsular Malaysia and Kalimantan

Temperament: Predatory

Water parameters: Temperature 22-28˚C / 72-82˚ F; pH 6-7.5


saya tergerak untuk menulis tentang ikan ini karna ternyata bahkan para hobiis snakehead banyak yang tidak tau akan adanya ikan ini, seakan memudar dan tenggelam diantara channa2 impor.
kita coba mengulas dari perspektif saya seorang hobiis channa dan punya passion tentang familly ini.

yah mungkin sebagian hobiis ikan predator umum'y  bahkan hobiis channa sangat tidak familier dengan channa cyanospilos ini ,padahal ikan ini hidup di tanah kita tepatnya sumatera (sumatera selatan,telok betong bandar lampung), diperkirakan juga mungkin bisa ditemui dimalaysia dan kalimantan.



 karakter fisik
dorsal fin : 38-43
anal fin : 24-26
lateral line scales : 51-55
memiliki delapan taring kecil di rahang bawah
memiliki bintik2 biru pucat dibawah tenggorokann sampai pangkal ekor,yang masih terlihat pada species yg diawetkan



 merunut sejarah dideskripsikan'y ikan ini.
bleeker mendeskripsikan ikan ini 1853,lokaliti telok betong bandar lampung .
juga ditemukan di riau dan jambi 1995-1996 (peter ng)
sedangkan weber dan debeaufort 1922  berpendapat kalau ikan ini adalah salah identifikasi dari channa striata (ikan gabus pasar)
ng dan lim berpendapat ikan ini sama dengan channa melasoma,dengan membandingkan karakter fisiknya

   Channa cyanospilos dapat dipisahkan dari C. melasoma oleh panjang rahang bawah (5 persen panjang standar di C. cyanospilos, 12-13 persen di C. melasoma). Kedua spesies juga memiliki 8 skala predorsal balik perisai cephalic (7 di C. striata). Bintik-bintik biru pucat atau bercak di wilayah tenggorokan C. cyanospilos mirip dengan yang di C. melasoma, tetapi dalam spesies terakhir bintik-bintik dan bercak-bercak membentuk pola marmer;
 C. striata tidak memiliki bintik-bintik biru di wilayah tenggorokan tetapi memiliki garis-garis coklat dan bintik-bintik (Ng dan Lim, 1991).

 opini penulis
merunut sejarahnya sekali lagi saya sangat condong ke deskripsi bleeker ,kalau ikan ini adalah ikan yang tidak diketahui pada saat itu dan bukan synonim dari striata atau melasoma , dengan ciri khas totol2 biru , meski sampai sekarang masih tidak diketahui ikan ini untuk pasar konsumsi atau ikan hias.
kaya sekali indonesia ini ada banyak ikan2 misterius yang masih begitu jarang diulas dan sangat kekurangan informasi, semoga ikan ini selalu lestari di alam saya sendiri berambisi untuk bisa mendapatkan ikan ini, supaya bisa di ketahui oleh hobiis ikan secara luas.

boleh piara ikan luar tapi tetap cintai ikan asli dalam negri , dengan tidak merusak alam atau melepas ikan predator nonlokal diperairan indonesia.

edit ;
penulis memohon maaf atas kesalahan informasi mengenai foto dibawah,setelah pemilik ikan menghubungi saya lewat fb,tapi look the bright side saya diberi foto2 lainnya penangkapan ikan ini yg ditangkap di black water pahang,malaysia.
foto diambil seorang angler dari malaysia ,wan islahuddin wan ali,semua foto dibawah punya dia.











habitatnya full blackwater,dipenuhi daun2 mati,aliran air tenang,disebutkan ikan ini (baca : yg penulis anggap cyanospilos meski keyakinan saya ga 100 % kali ini ) dia satu habitat dgn channa bankanensis,lucius,baramensis,berikut foto2 habitat channa yg saya identifikasi cyanospilos ini.
foto juga diambil wan islahuddin wan ali



seperti dilihat diatas habitatnya dipenuhi dengan  daun mati,ranting2 kayu,tanaman yg menjuntai ke air,dan air tidak berarus,kedalaman air seperut orang dewasa ,seperti foto dibawah


yang sulit memang informasi soal cyanos ini masih sedikit, kita mesti berbagi pengalaman dengan para angler yg sudah pernah berhadapan langsung dengan ikan ini dan membandingkannya dengan deskripsi penemu,(bleeker) dan perspektif kita sebagai hobiis.

saya masih menunggu bagi siapapun pembaca tulisan ini terlebih orang2 dari telok betong,lampung tempat bleeker mendeskripsikan ikan ini,untuk berpartisipasi memperjelas keberadaan ikan ini baik dengan testimoni,foto,video segala bentuk partisipasi pasti akan bermanfaat bagi khalayak umum.

temui penulis di grup facebook "indonesia snakehead club" , real talk about snakehead,temui ratusan member snakehead keepers dari sabang sampai merauke ada kolom jual beli pada postingan disematkan..

clik link di bawah atau search pada kolom search facebook  "indonesia snakehead club"

indonesia snakehead club



mahamaya hiko -m.hiko-















Tidak ada komentar:

Posting Komentar